2 Strategi Pajak Untuk Kelangsungan Finansial Pebisnis UKM

2 Strategi Pajak Untuk Kelangsungan Finansial Pebisnis UKM

Pebisnis yang baik adalah pebisnis yang rajin membayar dan melaporkan pajaknya dengan tepat waktu. Membayar pajak bisa membantu mengurangi hutang negara sekaligus menunjukkan kepedulian akan negara dan diri sendiri, karena dengan membayar di Kantor Konsultan Pajak Jakarta, WP akan terbebas dari sanksi denda bahkan sanksi pidana.

Pengusaha yang menjalankan bisnis khususnya bisnis UKM diharapkan mampu membayar pajak tepat waktu, meskipun bisnis UKM baru berkembang pesat saat ini, namun pendapatan yang diperoleh dari ladang usaha ini cukup tinggi dan menjanjikan. Berikut ini strategi pajak demi menjaga kelangsungan finansial pengusaha bisnis UKM:

Selalu Prioritaskan Keseimbangan Antara Pendapatan dan Pembayaran Pajak

Pada umumnya, semua berasal dari mindset dan niatan. Jika sejak awal, Anda menempatkan diri sebagai WP yang memiliki kewajiban dan tanggung jawab untuk membayar pajak maka Anda bisa menempatkan diri dengan benar, menempatkan keseimbangan pajak sebagai prioritas utama dalam menjalankan bisnis UKM. Biasanya perencanaan pajak tradisional akan membuat Anda wajib mempercepat kredit selama menunda pendapatan. Mayoritas para pembayar pajak melakukannya secara kontan, artinya mereka diharuskan untuk mengurangi pengeluaran disaat pengeluaran dibayarkan dan mereka pun harus menyebutkan pemasukan saat pembayaran diterima. Maka dari itu, mempercepat proses pembayaran selama meunda pembayaran pemasukan akan membantu meningkatkan posisi nilai pajak tahunan miliki pribadi.

Tax Saving Serta Tax Avoidance

Yang dimaksud dengan tax saving adalah upaya efisiensi beban pajak dengan cara memilih alternative pajak yang mana memungut tarif lebih rendah. Contohnya, jika sebuah perusahaan mendapatkan penghasilan sebesar Rp. 100 juta maka bisa melakukan perubahan pemberian natura pada karyawan menjadi tunjangan berbentuk uang. Penghematan pajak atas perubahan tersebut besarannya sekitar 5%-25% untuk perhitungan penghasilan karyawan sampai Rp. 200 juta.

Sedangkan tax avoidance merupakan upaya efisiensi beban pajak dengan cara menghindari pengenaan pajak yang melalui transaksi bukan objek pajak, seperti bisnis UKM di mana terus mengalami kerugian maka perlu diubah tunjangan karyawan dari uang menjadi natura, keputusan ini dilakukan dikarenakan naturan bulanlah objek pajak menurut pasal Pajak Penghasilan 21.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *